Warga Demo Pembangunan Ruko, Pemilik Tanah Angkat Bicara

Teks foto: Camat Rantau Utara, Turing Ritonga dan aparat pemerintah Kelurahan Binaraga telah memediasi pemilik tanah, Ucok Gideon dan warga beberapa kali dan telah melihat langsung Gang Sepakat yang kini dipersoalkan warga. (jib)

LABUHANBATU – Pemilik tanah, Ucok Gideon, terheran atas tindakan warga yang menggelar aksi demo, Rabu (19/2/2020) lalu menuntut Gang Sepakat, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara, dikembalikan seperti semula sebab jalan yang dilalui adalah tanah mereka.

Sebelumnya, warga yang berada tepat di belakang pembangunan ruko milik Ucok Gideon menggelar aksi. “Tanah itu milik ayah saya (Ucok Gideon, red). Apa salahnya jika ayah membangun ruko, toh Izin Mendirikan Bangunan (IMB)-nya sah di mata hukum,” tegas Artha, anak perempuan Ucok Gideon kepada ikabina.com, Jumat (21/2/2020) melalui sambungan telepon.

Teks foto: Warga menggelar demo, Rabu (19/2/2020) menuntut Gang Sepakat dikembalikan seperti semula. (lil)

 

Artha menjelaskan, malahan tanah Gang Sepakat itu adalah milik mereka sesuai ukuran luas tanah dalam surat yang dikantongi keluarga. “Justru kami sudah mengalah dan tanah Gang Sepakat itu milik kami. Kami tidak menutup jalan. Namun walau menjadi tidak lagi lebar seperti sekarang ini, ya warga jangan protes. Sebab kami justru sudah mengalah,” jelas Artha.

Artha malah menegaskan tindakan warga tidak tepat sebab mereka justru telah memiliki toleransi atas tanah mereka sesuai administrasi surat kepemilikan tanah yang sah. “Kita sudah dimediasi Camat Rantau Utara, Turing Ritonga dan pihak kelurahan dengan warga beberapa kali. Namun warga ngotot Gang Sepakat tetap seperti semula. Jelas kami keberatan,” ungkap Artha kembali.

Sebelumnya, warga menggelar demo menuntut atas Gang Sepakat dikembalikan luasnya seperti semula, Rabu (19/2/2020). Protes warga ini seiring terbitnya Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikantongi pemilik bangunan.

Aksi itu membentangkan beberapa spanduk bertuliskan “Kembalikan Jalan Kami Wahai Penegak Keadilan Berpihak Pada Rakyat Banyak Lah.. Jangan Dibela Ucok Gadion. Asal Lewat Ambulance”. Kemudian, spanduk lainnya juga mengecam atas bangunan ruko tersebut.

Sementara itu, keluhan warga disampaikan Irwansyah, dirinya justru heran pemerintah menerbitkan IMB bagi pemilik bangunan ruko. “Tuntutan warga agar jalan mereka dikembalikan seperti dahulu, selebar dua meter yang mana saat ini jalan tersebut di didirikan ruko dan tersisa 1,5 meter Justru kami heran mengapa pemerintah menerbitkan IBM-nya. Apa tidak dicek ke lapangan dampak dari bangunan ruko itu,” keluh Irwansyah.

Diketahui, IMB bangunan ruko diterbitkan tahun 2014 lalu. Sedangkan Camat Rantau Utara, Turing Ritonga, yang dihubungi di tempat terpisah mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa kali mediasi antara pemilik tanah, Ucok Gadion dan warga setempat. “Kita sudah mediasi yang bersangkutan dengan Pemerintah Kecamatan Rantau Utara serta Kelurahan Binaraga beberapa kali, namun belum ada kata sepakat titik akhirnya,” jawab Turing singkat.

Editor: Najib Gunawan

 

 

5,897 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini