Camat Bungkam, Suhari Pane Janji Bantu Ernita

Mantan Wakil Bupati Labuhanbatu, Suhari Pane

LABUHANBATU – Mantan Wakil Bupati Labuhanbatu, Suhari Pane, janji akan bantu, Ernita, warga miskin 20 tahun mengalami kelumpuhan dan tidak memiliki BPJS serta tidak terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Ernita selama ini tinggal di rumah papan di Dusun Wonosari, Desa Sungai Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Sementara, Camat Bilah Hilir, Bangun Siregar tidak memberikan jawaban saat dikonfirmasi. Meski pesan WhatsApp yang dilayangkan diterimanya dengan tanda contreng hijau.

Informasi tentang Ernita didapat Suhari Pane dari ikabina.com, Sabtu (29/2/2020). Niat Suhari Pane membantu Ernita tak lain karena merasa terpanggil dan ikut merasakan derita keluarga miskin ini.

“Baik. Dengan izin Allah. Insya Allah saya siap (membantu Ernita, red),” tegas Suhari Pane pada ikabina.com melalui pesan WhatsApp yang dilayangkannya.

Teks foto: Ernita, warga miskin di Kecamatan Bilah Hilir sejak 20 tahun belakangan lumpuh dan tidak memiliki BPJS Gratis serta tidak mendapatkan PKH. (ist) 

Namun demikan, mantan Ketua KPU Labuhanbatu ini menegaskan niatnya bukan karena untuk mencari popularitas. Kemudian, dirinya meminta agar persoalan Ernita harus segera ditangani. “Saya punya program Jumat Solusi. Di hari Jumat, usai salat saya ajak duduk bareng semua jemaah dimana saya salat untuk memecahkan setiap persoalan kemanusiaan, baik ekonomi, kesehatan, dan lainya,” ungkap Suhari Pane saat berbincang sebelum persoalan Ernita mencuat kepermukaan.

Sebelumnya, ikabina.com mendapat informasi Ernita dari tetangganya Rahmad Sukri. Diceritakannya, sejak 20 tahun belakangan ini Ernita lumpuh justru tak tersentuh pemerintah. Sudah tidak pernah mendapatkan pelayanan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) gratis, dirinya pun harus menjadi penonton saat orang yang layak malah menerima program penanggulangan kemiskinan berupa Program Keluarga Harapan (PKH).

Padahal, Ernita secara administrasi kependudukan tercatat warga Dusun Wonosari, Desa Sungai Tampang, Kecamatan Bilah Hilir. Tinggal di rumah papan, dalam hidup memprihatinkan, Ernita hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur seadanya.

Walau hidup di wilayah pesisir Kabupaten Labuhanbatu, tetapi Ernita tinggal di pemukiman ramai penduduk bersebelahan dengan Kelurahan Negeri Baru, masih satu Kecamatan Bilah Hilir.

Informasi ini didapat ikabina.com dari tetangga Ernita, Rahmad Sukri, Jumat (28/2/2020), yang saban hari memantau perkembangan keluarga miskin ini. Diceritakan Rahmad Sukri, selama ini Pemerintah Kecamatan Bilah Hilir dan Pemerintah Desa Sungai Tampang terkesan tutup mata. “20 tahun sudah lumpuh. Butuh sentuhan perawatan pasien dan kebutuhan ekonomi yang dapat kita. Itu makanya saya sampaikan kepada Rumah Peduli Labuhanbatu dan ikabina.com supaya ibu Ernita dapat terbantu,” tulis Rahmad Sukri kepada ikabina.com

Diungkapkan Rahmad Sukri, latar belakang keluarga Ernita sangat memperhatikan. “Sakit’ begini sudah lama tidak ada BPJS dan tidak dapat bantuan PKH. Saya sudah sampaikan ke aparat pemerintah. Bahkan saya ajak mereka ke rumah ibu Ernita. Semoga saja segera ada solusinya,” harap Rahmad Sukri.

Pendiri Rumah Peduli Labuhanbatu, Najib Gunawan, meminta pemerintah peka terhadap persoalan Ernita. Dirinya pun akan berupaya menyampaikan persoalan ini kepada Camat Bilah Hilir, Bangun Siregar agar tanggap dan peka terhadap warganya.

“Secepatnya kita duduk bersama mencarikan solusi buat Ibu Ernita. Akan saya sampaikan dengan Camat Bilah Hilir, Bangun Siregar agar jangan menunda-nunda persoalan kemanusiaan yang dihadapi Ibu Ernita,” tegas Najib.

Tak hanya dengan Camat Bilah Hilir, Najib juga akan membicarakan permasalahan ini dengan semua pihak termasuk organisasi kemasyarakatan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan seluruh tokoh politik supaya ikut terlibat dalam memecahkan derita Ernita.

“Jangan tunggu viral baru pemerintah bergerak. Ayo! Pejabat itu pelayanan masyarakat bukan minta dikayani rakyat. Malu kita kalau masalah ini diperberat dengan tidak ikut terlibat,” tegasnya.

Editor: Najib Gunawan

5,863 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini