Samsir Pohan, Milenial Kampoeng yang Berpengaruh

Samsir Pohan

NAMANYA sudah tidak asing lagi di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) atau bahkan Indonesia. Wajah pemuda asal kampung ini kerap menghiasi berbagai media massa ternama di tanah air.

Beragam kisah, baik prestasi pemuda, politik, sosial, pendidikan hingga urusan lain tidak lepas dari perannya. Milenial kampoeng ini boleh dikatakan masuk daftar pemuda berpengaruh.

Kini, dirinya dipercaya menakhodai induk organisasi kepemudaan bergengsi, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut 2020-2023 menggantikan Sugiat Santoso.
Dengan pengesahan beberapa hari lalu, Samsir Pohan secara sah dan resmi sebagai Ketua DPD KNPI Sumut.

Kiprahnya dalam bidang kepemudaan bergengsi tidak hanya sampai disini. Samsir Pohan juga sangat berpengaruh dalam dunia politik, dan sampai kini menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Sumut.

Teks foto: Samsir Pohan saat bersama Anggota DPR RI, Ahmad Doli Kurnia Tandjung, dalam suatu kesempatan. (ist)

Baginya, masa depan pemuda ditentukan dari cara bertindak. Lantas bagaimana peran milenial menghadapi tantangan? Baginya,
generasi muda harus membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Sebab, pemuda adalah muara bangsa Indonesia dalam pembangunan bangsa.

Pria kelahiran 2 Mei 1982 di Merbau Selatan, Labuhanbatu Utara ini memulai pendidikannya di SD Merbau Selatan. Kemudian hijrah ke MTs Alfalah Simpang Kanan, Rokan Hilir, Riau, lalu melanjutkan ke MAS Ponpes Nurul Hakim Medan.

Teks foto: Samsir Pohan saat bersama politisi senior tanah air, Akbar Tanjung. (isw.

Saat kuliah di Departemen KimAkia, dengan konsentrasi Kimia Analis di Universitas Sumatera Utara (USU), Samsir Pohan, juga aktif di organisasi mahasiswa HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) sejak di USU hingga akhirnya memimpin HMI Sumatera Utara sebagai Ketua Umum 2008-2010.

Samsir juga juga kuliah di Fakultas Hukum Universitas Darma Agung Medan. Selain itu, dirinya terus bergerak di HMI aktif di BEM USU kalau itu, termasuk aktif menulis artikel di media cetak sejak tahun 2007.

Dalam pergerakannya, Samsir juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badko HMI Sumut 2008-2010, Wakil Ketua BEM USU 2005-2006 hingga dipercaya menjadi Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut 2013-2017.

Teks foto: Samsir Pohan bersama dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali. (ist)

Pemilik motto hidup “Yakin Usaha Sampai” ini kenyang pengalaman latihan kepemimpinan, seperti: Basic Training HMI di Medan tahun 2003, Intermediate Training HMI di Jakarta tahun 2005, Advance Training HMI di Semarang tahun 2007 dan
Southeast Asia and South Asia Study Camp for Future Leaders di Taiwan tahun 2016.

“Saya dididik orang tua untuk berpikir merdeka dan terbuka. Ayah saya dari kalangan Alwashliyyah, keluarga ibu dari kalangan Nahdhatul Ulama (NU) dan istri saya dari keluarga Muhammadiyah,” cerita Samsir mengawali perbincangan dengan ikabina.com

Melalui beragam organisasi, Samsir belajar banyak hal. Apa lagi di KNPI, dirinya kerap bersosialisasi dengan berbagai kelompok dengan latar belakang beragam. “Kita terlatih untuk berbeda pandangan, namun tetap bisa bersinergi dan berkolaborasi,” sebutnya.

Teks foto: Samsir Pohan saat bercengkrama dengan anak-anak dalam suatu kesempatan. (ist) 

Sedangkan, beragam pengalaman di Golkar, Samsir kenyang menduduki posisi mentereng, seperti Biro Diklat. Termasuk sebagai Wakil Sekretaris Bidang Diklat, Sekretaris Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut, Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi, dan Wakil Sekretaris Bidang Organisasi hingga kini menjabat Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD I Golkar Sumut.

Kembali berbicara soal kepemudaan, Samsir bertekad membawa KNPI Sumut dengan wajah baru. KNPI yang progresif, mengakar dan adaptif dan tidak elitis. “KNPI harus mampu menjawab tantangan zaman. Kata kuncinya adalah kolaborasi. Sebab KNPI sebagai wadah berhimpun pemuda harus berkolaborasi dengan banyak kelompok dan komunitas. Prinsipnya, KNPI jangan asik sendiri, harus menjadi solusi bagi permasalahan pemuda,” tekadnya.

Untuk menjadikan pemuda sebagai muara yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik, bagi Samsir, pemuda harus memiliki moral, etika, dan ilmu pengetahuan yang baik. “Mimpi konkret saya, di periode ini terbentuk KNPI Sumut Creative Hub. Keberadaan Creative Hub itu nantinya diharapkan dapat meningkatkan dan mendukung para entrepreneur muda, para pelaku industri kreatif, dan masyarakat yang ingin mengembangkan kreativitas dan mulai berwirausaha,” harapnya.

Teks foto: Samsir Pohan ketika memberikan pandangannya dalam Musda KNPI Sumut beberapa waktu lalu. (ist) 

Apalagi, sambung Samsir, dunia sedang menghadapi resesi akibat wabah Covid-19, tentu kreatifitas pemuda lah yang diharapkan dapat menopang pemulihan ekonomi. Dari berbagai sumber, ada beberapa dari pemuda yang mengalami degradasi moral yaitu memilih untuk melakukan kesenangannya saja, bertindak pasif, ataupun hedonis.

“Kecintaan pemuda Indonesia terhadap negeri merupakan harapan bagi masa depan bangsa Indonesia, karena pemuda dapat merubah pandangan orang terkait bangsa. Pemuda juga cermin dari masa depan bangsa nantinya,” papar anak kampung ini.

Baginya, generasi muda harus siap menghadapi tantangan zaman. “Harapan saya, KNPI Sumut mencetak pemuda yang dapat bersatu untuk menangani tantangan zaman bersama-sama, menjadi pemimpin yang cerdas dan memiliki moral yang mumpuni sebagai agent of change untuk menghadapi globalisasi yang akan terus tumbuh dan berkembang,” urai Samsir, sebab pemuda memiliki tanggung jawab yang besar seiring waktu.

Editor: Najib Gunawan

4,151 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini