KPU Dinilai Minim Sosialisasi Pilkada Labuhanbatu

Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu, Abdul Karim Hasibuan

LABUHANBATU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu sebagai penyelenggara dinilai masih minim melakukan sosialisasi tahapan dan Peraturan KPU (PKPU) yang menjadi pedoman pelaksanaan Pilkada.

Sebab, hingga saat ini KPU setempat belum melakukan hal itu terhadap calon pemilih di setiap kecamatan maupun kepada calon pemilih pemula, termasuk di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) serta bagi pemilih disabilitas.

Kritikan itu datang dari Wakil Ketua DPRD, Abdul Karim Hasibuan, yang merasa prihatin terhadap kinerja KPU Labuhanbatu. Apalagi, pelaksanaan pencoblosan tinggal hitungan hari.

“Bila KPU tidak segera melakukan sosialisasi, dikhawatirkan tingkat partisipasi pemilih bakal rendah. Masyarakat harus diberi pemahaman tentang aturan main pelaksanaan Pilkada apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Jika KPU tidak bergerak cepat dapat menjadi penyebab tingginya potensi pelanggaran pemilu, serta potensi rendahnya partisipasi pemilih,” kritik Karim.

 

Teks foto: Kalapas Kelas IIA Rantauprapat, Era Wiharto saat menerima kunjungan dari Polres Labuhanbatu, belum lama ini. (ist) 

Senada disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Rantauprapat, Era Wiharto. Dirinya bahkan mengungkapkan hingga saat ini KPU Labuhanbatu belum melakukan sosialisasi terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas.

Bahkan, KPU Labuhanbatu juga belum memasang alat peraga pencoblosan serta memasang imbauan apapun termasuk baliho atau banner Pasangan Calon (Paslon) di Lapas Kelas IIA Rantauprapat. “Belum ada. Hanya pernah diminta nama-nama calon perangkat TPS tetapi tindak lanjutnya tak tahu seperti apa saat ini,” ungkap Era Wiharto.

Namun demikian, Era Wiharto, menegaskan khusus di Lapas Kelas IIA Rantauprapat diperkirakan akan ada 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Lapas ada 2 TPS. Sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) data sementara sebanyak 366 orang, dan DPT tambahan sebanyak 10 orang,” sebut Kepala Lapas Kelas IIA Rantauprapat ini.

Editor: Najib Gunawan

3,347 kali dilihat, 9 kali dilihat hari ini