Kasus Dugaan Kejahatan Ketenagakerjaan di PT HPP Terus Berproses

Erik Irawan

LABUHANBATU – Kasus dugaan kejahatan ketenagakerjaan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Hijau Pryan Perdana (PT HPP) yang telah dilaporkan ke Polres Labuhanbatu masih terus berproses. Perusahaan yang berlokasi di Labuhanbilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu itu harus menjadi catatan penting.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara (Wasnaker Provsu Wil-IV), Iskandar Zulkarnain ST melalui Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan (PPK), Erik Irawan ST menyampaikan, pihaknya telah dua kali memanggil management PT HPP.

“Kami sudah dua kali memanggil management PT HPP untuk segera menyerahkan data-data yang berhubungan dengan 6 orang pekerja yang mengadu ke kita, dan data sudah diserahkan tetapi belum semuanya lengkap,” ungkap Erik Setiawan, Kamis (26/11/2020).

Lebih lanjut Erik Irawan, menjelaskan, perkara ini tetap diproses hingga tuntas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. “Dan, kami tidak bisa di intervensi oleh siapapun,” tegas Erik Irawan.

Terpisah, Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Labuhanbatu, Wardin, selaku kuasa pendamping 6 pekerja, menjelaskan, kasus ini tetap menadi skala prioritas dan pemantauan proses hukum melalui upaya pihaknya sampai tuntas.

“Saya juga segera ke Polres Labuhanbatu untuk melakukan klarifikasi. Karena sejak kasus ini kita laporkan sudah lewat satu bulan belum juga ada progres tindak lanjutnya. Apa kendalanya kita kan harus tahu,” tegasnya.

Penulis: Anto Bangun
Editor: Najib Gunawan

 6,698 total views,  2 views today