Kantornya Digeledah Jaksa, Ini Kata Plt Kadis PMD

Teks foto: Kejaksaan Negeri Labuhanbatu menyita berbagai dokumen dugaan korupsi pengadaan tabung gas Elpiji 3 Kg yang dikelola BUMDes S-3 Aek Nabara dari Kantor PMD, Kamis (26/08/2021). (ist)

LABUHANBATU – Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Labuhanbatu menyita berbagai dokumen dari Kantor Dinas Pemerintahan Desa (PMD), Kamis (26/8/2021) sekira pukul 11.30 WIB.

Hal ini terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan Dana BUMdes S-3 Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu yang diduga merugikan negara kurang lebih sebesar Rp327.975.000.

Tim Jaksa Penyidik yang didukung peran Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Labuhanbatu melakukan penggeledahan di beberapa ruangan Kantor Dinas PMD Kabupaten Labuhanbatu, diantaranya Ruang Kadis PMD, Ruang Sekretaris, Ruang Kabid Ekonomi Pembangunan Sosial Budaya, Ruang Kasi Pemerintahan, dan Ruang Staf.

Dari hasil penggeladahan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa surat, dokumen, dokumen elektonik lainnya yang berhubungan dengan tindak pidana dimaksud.

Plt Kadis PMD Labuhanbatu, Hobol Rangkuti, saat penggeledahan sedang tidak berada di kantor. “Ya, dalam rangka penyelidikan. Saya tadi (saat penggeledahan, red) todak berada di tempat. Sementara saya tidak dapat memberikan tanggapan, masih dalam proses hukum,” katanya saat dikonfirmasi ikabina.com. Hobol sendiri menjabat Plt Kadis PMD baru hitungan bulan tahun ini.

Editor: Najib Gunawan

 7,322 total views,  2 views today