Makmur: Pengawasan PSU Labuhanbatu Lebih Diperketat

Teks foto: Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Makmur Munthe saat berbincang dengan Kapolda Sumut Irjen Pol Drs RZ Panca Putra dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin ketika berkunjung ke Labuhanbatu, baru-baru ini. (ist)

LABUHANBATU – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Labuhanbatu menegaskan sistem pengawasan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat Pemungutan Suara Ulang (PSU) , Sabtu (24/04/2021) lebih diperketat dibandingkan Pilkada lalu.

Jumlah personel kepolisian di tiap TPS sebanyak 19 orang ditambah personel TNI 8 orang. “Kemudian kita menurunkan 5 Panwas termasuk dari kecamatan dan kelurahan/desa. Kemungkinan juga kita juga akan menurunkan staf Panwaslu Kecamatan di tiap TPS,” ungkap Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Makmur Munthe, kepada ikabina.com di ruang kerjanya, Selasa (20/04/2021).

Makmur menjelaskan, pihaknya telah memetakan dan melakukan penajaman sistem pengawasan dari pengalaman Pilkada lalu. “Dari pengalaman Pilkada lalu kita lakukan evaluasi sehingga pengawasan kali ini benar-benar diperketat. Jadi kalau kecurangan di TPS dari masing-masing calon akan sulit mereka lakukan karena sangat ketat pengawasannya,” tegas Makmur.

Disamping itu, Makmur mengimbau dan mengajak seluruh pasangan calon serta tim sukses dan simpatisan untuk ikut menciptakan PSU yang damai, aman, dan jujur. “Jangan saling menghujat. Lebih baik informasikan program-program paslon ketimbang perang opini yang tidak membangun. Kita ingin PSU ini berjalan aman, damai, dan sejuk,” pesan Ketua Bawaslu.

Sebab, sambung Makmur, PSU adalah penentu calon pemimpin yang akan menahkodai Kabupaten Labuhanbatu. “Kita harapkan dari PSU ini lahir pemimpin yang benar-benar mencintai dan mencurahkan buah pikirannya untuk Labuhanbatu. Dengan begitu, kedepan Kabupaten Labuhanbatu bisa maju, sejahtera, sehingga masyarakatnya makmur,” harapnya.

Editor: Najib Gunawan

 3,139 total views,  2 views today