Gunakan Jasa Yusril, ASRI Minta PSU di 7 TPS

Yusril Ihza Mahendra

LABUHANBATU – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe-Faizal Amri Siregar (ASRI) menggunakan jasa pengacara kondang Yusril Ihza Mahendra dan Adria Indra Cahyadi, Eddi Mulyono, Muhammad Dzul Ikram, Khairul Fadli, Elfano Eneilmy, Yusmarini, dan Halomoan Panjaitan untuk mengajukan gugatan hasil Pleno Rekapitulasi Penghitungan Pemenang Pilkada Labuhanbatu dari Pemilihan Suara Ulang terhadap Komisi Pemilihan Umum Umum (KPU). Dia pun meminta PSU di 7 TPS dalam pengajuan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Yusril selama ini dikenal pengacara bertangan dingin dan tidak sedikit kliennya puas menggunakan jasanya sebagai kuasa hukum. Pemohon (ASRI) keberatan atas keputusan KPU Labuhanbatu Nomor: 64/PL.02.6-Kpt/1210/KPU-Kab/IV/2021
Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 58/PHP.BUP-XIX/2021 Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Tahun 2021, Tertanggal 27 April 2021.

Pemohon meminta Mahkamah Konstitusi (MK) membatalkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Labuhanbatu sebab menurut pemohon terdapat praktik kecurangan dan/atau pelanggaran yang merugikan perolehan suara Pemohon secara
signifikan dan menguntungkan perolehan suara Pasangan Calon Lain.

“Bahwa terjadinya pelanggaran dan kecurangan pada saat Proses Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan telah membuat hasil perolehan suara tidak merepresentasikan perolehan suara yang sebenarnya. Hal ini secara nyata berdampak langsung merugikan perolehan suara sah Pemohon dan berkontribusi langsung kepada
perolehan suara pasangan calon nomor urut 02, Erik Atrada-Ellya Rosa yang mengungguli perolehan suara PSU,” tulis materi gugatan yang diajukan kuasa hukum ASRI ke MK sebagaimana diterima ikabina.com

Dalam petitum pengajuan permohonan pemohon terhadap KPU disebutkan berdasarkan dalil-dalil sebagaimana diuraikan tersebut di atas, Pemohon mohon kepada yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi untuk sudilah menjatuhkan putusan dengan amar sebagai berikut:

1. Mengabulkan Permohonan Pemohon untuk seluruhnya;

2. Menyatakan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Labuhanbatu
Nomor: 64/PL.02.6-Kpt/1210/KPU-Kab/IV/2021 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Tahun 2020 ditetapkan Termohon pada hari Selasa, 27 April 2021 pukul 12.15 WIB adalah batal, tidak sah serta tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat;

3. Memerintahkan Termohon untuk melakukan pemungutan suara ulang pada TPS-TPS yang tersebar di 7 TPS Kelurahan/Desa di Kabupaten Labuhanbatu sebagai berikut:

1. TPS 5, TPS 7, TPS 9 dan TPS 10 Kelurahan Bakaran Batu, Kecamatan Rantau Selatan.

2. TPS 9, dan TPS 17 Kelurahan Siringo-ringo, Kecamatan Rantau Utara,

3. TPS 14 Kelurahan Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten
Labuhan Batu

4. Memerintahkan Termohon untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Konstitusi

Salah satu kuasa hukum ASRI, Halomoan Panjaitan  membenarkan materi gugatan itu. Pengacara Golkar Labuhanbatu dan Sumut yang sejak awal mendampingi ASRI ini menyatakan dirinya satu dari bagian tim kuasa hukum yangtin  diketuai Yusril Ihza Mahendra. “Ya, saya salah satu tim kuasa hukum dari pasangan ASRI dan kuasa hukum Golkar Labuhanbatu dan Sumut,” tegas Halomoan Panjaitan, pemilik Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Bela Rakyat Indonesia.

Editor: Najib Gunawan

 26,768 total views,  8 views today