Lapas Padang Gagalkan 7 Napi yang Coba Kabur

Kalapas Kelas IIA Padang, Era Wiharto

PADANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang memperketat keamanan dan pengawasan, serta deteksi dini gangguan. Hal ini disebabkan baru-baru ini tujuh orang napi berencana kabur melalui gorong-gorong dibelakang masjid Lapas dan beruntung petugas sigap menggagalkannya.

Didorong dengan maraknya terjadi gangguan keamanan di lembaga pemasyarakatan seperti kasus kaburnya delapan narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Muara Labuh, Kabupaten Solok Selatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang semakin perkuat keamanan serta pengawasan

“Allhamdullilah kami berhasil mengungkap secara cepat akan adanya tujuh orang warga binaan yang berusaha melarikan diri melalui gorong-gorong,” ujar Kalapas kelas IIA Padang, Era Wiharto, Jumat (30/4/2021).

Dijelaskan Kalapas Era Wiharto, terkait hal itu pihaknya akan memindahkan delapan warga binaan yang berusaha kabur itu ke Lapas Kelas I Palembang. Satu orang napi yang dipindahkan merupakan tambahan dari lapas narkotika Sawahlunto.

“Kami berencana akan memindahkan kedelapan tahanan itu ke Lapas 1 Palembang. Hal itu bentuk, keseriusan dan koordinasi kami dengan pihak Kemenkumham Sumbar untuk menindak secara tegas tahanan yang berusaha kabur. Bahkan kami juga berencana memindahkan napi-napi yang menjadi ancaman ketertiban ke Lapas Nusakambangan,” sebutnya.

Narapidana yang dipindahkan adalah narapidana dengan kategori pidana, hukuman pidana tinggi, bahkan seumur hidup. “Intinya, pemindahan ini adalah wujud komitmen tegas dari Jajaran Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM RI, juga sebagai bagian upaya deteksi dini terhadap hal-hal yang bisa menjadi ancaman dan gangguan keamanan dan ketertiban di lapas,” imbuh Kalapas Padang ini.

Lapas Padang
Editor: Najib Gunawan

 7,753 total views,  4 views today